RA Al-Masyhur Jabaan Study Tour ke Dinas Perikanan Sumenep
PASURUAN, 29 Januari 2026 – Sebanyak 22 siswa-siswi RA Al-Masyhur, Desa Jabaan Kecamatan Manding didampingi para guru dan orang tua siswa, melakukan study tour ke sejumlah tempat, salah satunya ke Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep dengan melihat aneka ikan hias dan ikan budidaya.
Kepala Raudhatul Athfal (RA) Al-Masyhur, Ida, menyampaikan terima kasih, karena telah diterima dengan baik oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, sehingga anak-anak didiknya bisa belajar budidaya ikan.
“Jadi anak-anak bisa mengenal jenis-jenis ikan hias yang ada di sini, dan ternyata ada bermacam-macam jenis ikan, seperti ikan koi memiliki banyak warna,” ujar Ida, Rabu (28/01/2026).
Dikatakan, program ini termasuk dalam pembelajaran di luar kelas (wisata edukasi), jadi ada beberapa tempat yang dikunjungi salah satunya Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep. Tentunya di samping melakukan rekreasi juga ada nilai pembelajaran di dalamnya,
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata, memperkaya wawasan, serta menghubungkan teori di kelas dengan praktik lapangan.
“Jadi anak didik kami bisa belajar, bermain, dan bersenang-senang sambil belajar di dalamnya,” tandasnya.
Karena itu, pihaknya berharap, semoga dalam pembelajaran kali ini, para guru dan peserta didik mendapatkan banyak tambahan ilmu dan menyayangi makhluk hidup selain manusia, termasuk ikan hias.
“Syukur-syukur mereka nanti memiliki aquarium dengan aneka ikan hias, agar sejak dini mereka sudah mengasihi bahwa makhluk hidup bukan hanya manusia, namun ada hewan yang kita pelihara dan jaga,” tambahnya.
Sementara Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Heru Faizal, mengungkapkan, pihaknya sangat terbuka dengan kehadiran anak-anak TK/RA yang berkunjung ke kantornya, khususnya di bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang memang mempunyai program Gemar Makan Ikan (Gemarikan).
“Program Gemarikan tujuannya mengedukasi balita hingga anak-anak agar gemar makan ikan, karena ikan mengandung banyak protein, omega3 dan kandungan seratnya bagus untuk pertumbuhan anak-anak,” jelasnya.
Bahkan, program ini sangat penting, karena di Kabupaten Sumenep sendiri banyak kasus tengkes (stunting) yang disebabkan kekurangan gizi seimbang pada anak.
Sehingga, Dinas Perikanan terus mengedukasi anak-anak dengan melakukan sosialisasi setiap tahunnya, minimal dua sekolah yang dikunjungi atau mereka datang langsung ke Dinasnya seperti hari ini.
“Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat mengurangi angka tengkes di indonesia khususnya di Kabupaten Sumenep, karena dampaknya kepada anak-anak juga baik. Dengan gemar makan ikan tentunya mereka memiliki gizi seimbang dan sehat,” pungkasnya.