Dorong Kemandirian, Warga Binaan Rutan Sumenep Dilatih Pemijahan Lele
SUMENEP, 29 Januari 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep terus mengakselerasi program pembinaan kemandirian bagi warga binaan dengan mengembangkan sektor perikanan. Salah satunya melalui pelatihan pemijahan ikan lele yang digelar sebagai langkah awal penguatan budidaya perikanan berkelanjutan.
Pelatihan ini melibatkan peserta Magang Hub Divisi Kemandirian yang berkolaborasi dengan petugas pembina kemandirian Rutan Sumenep.
Warga binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh rangkaian proses, mulai dari persiapan kolam, seleksi indukan, pemeriksaan kematangan gonad, penyuntikan hormon, hingga penetasan telur.
Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengungkapkan, program tersebut dirancang tidak semata sebagai kegiatan teknis, tetapi sebagai sarana membangun keterampilan hidup warga binaan. Sehingga pembinaan kemandirian ini dapat memberikan dampak nyata bagi mereka.
“Melalui pelatihan pemijahan lele ini, warga binaan tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang bisa menjadi bekal keterampilan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya, Selasa (27/01/2026).
Menurut Aditya, penguatan sektor perikanan ini juga selaras dengan upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Sehingga, Rutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga mampu berkontribusi pada program ketahanan pangan.
“Budidaya lele ini diharapkan berkelanjutan dan memberi nilai ekonomi, baik selama pembinaan maupun pasca bebas,” tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut digunakan empat ekor indukan betina dan dua ekor indukan jantan dengan target menghasilkan sekitar 40 ribu benih lele. Seluruh benih hasil pemijahan direncanakan untuk dikembangkan sebagai bagian dari program budidaya lele berkelanjutan di dalam Rutan.
Rutan Sumenep memastikan program pembinaan kemandirian akan terus diperluas dengan pendekatan produktif dan berorientasi pada kebutuhan pasar, sehingga warga binaan memiliki kompetensi yang relevan dan siap berdaya secara mandiri.